#Kenapa DM-mu tidak dibalas
Karena isinya tentang kamu. "Halo kak, saya freelancer desain, kalau butuh jasa boleh hubungi saya" tidak memberi alasan apa pun untuk membalas hari ini.
#Empat kalimat, tidak lebih
- Alasan spesifik kamu menghubungi mereka — sebut sesuatu yang benar-benar kamu lihat.
- Satu bukti yang relevan, dengan tautan langsung ke bagiannya.
- Satu usulan konkret dan kecil yang bisa mereka bayangkan.
- Satu pertanyaan yang gampang dijawab.
#Contoh yang bekerja
Halo Pak Andi, saya lihat menu Warung Sedap masih dikirim
lewat foto tulisan tangan di WhatsApp.
Saya pernah merapikan hal yang sama untuk katering di Depok:
[tautan], bagian "menu WhatsApp".
Saya bisa buatkan satu halaman menu yang tinggal dikirim
sebagai tautan, jadi tidak perlu foto ulang tiap harga berubah.
Boleh saya kirim contohnya besok?
#Aturan lanjutan
- Susul satu kali setelah 4–5 hari kerja. Setelah itu berhenti; menghilang bukan berarti benci.
- Jangan kirim pesan yang sama ke 50 orang sekaligus. Sepuluh pesan yang dibaca menang jauh dari lima puluh yang di-skip.
- Kirim di jam kerja, bukan tengah malam.
Simpan pesan yang pernah dibalas di satu catatan. Itu template pribadimu yang sudah terbukti.