Lompat ke konten
Rahman FakhruDiskusi proyek

Pelajaran 14 / 14

Membangun prompt andalanmu sendiri

Prompt sekali pakai itu boros Kalau satu pekerjaan kamu ulang lebih dari tiga kali sebulan, prompt nya layak disimpan. Yang disimpan bukan percakapannya, tapi TEMPLATE nya: prompt berlubang yang tinggal diisi. Kerangka t

#Prompt sekali pakai itu boros

Kalau satu pekerjaan kamu ulang lebih dari tiga kali sebulan, prompt-nya layak disimpan. Yang disimpan bukan percakapannya, tapi TEMPLATE-nya: prompt berlubang yang tinggal diisi.

#Kerangka template yang bisa disalin

PERAN: Kamu [peran spesifik, sebut kepentingannya].
KONTEKS: [siapa pembacanya, apa latarnya, apa yang sudah mereka tahu]
TUGAS: [satu kata kerja dan objeknya]
FORMAT: [bentuk persis, pakai satuan yang bisa dihitung]
BATASAN: [pantangan, larangan mengarang, hal yang tidak boleh disebut]
CONTOH HASIL YANG BENAR:
[satu sampel pendek]
BAHAN:
[tempel di sini]

#Cara merawat koleksimu

  1. Simpan di satu tempat yang gampang dibuka — satu dokumen Google Docs berisi semua template, tiap template diberi judul jelas.
  2. Setiap kali kamu mengoreksi hasil, tanya: koreksi ini bisa masuk ke template? Kalau bisa, tambahkan saat itu juga.
  3. Tulis satu baris catatan "ini dipakai untuk apa" beserta tanggalnya. Tiga bulan lagi kamu lupa.
  4. Buang template yang tidak pernah dipakai. Empat puluh prompt menganggur lebih buruk daripada lima yang hafal.

Tantangan penutup: ambil pekerjaan yang paling sering kamu ulang minggu ini, tulis satu template lengkap memakai kerangka di atas, pakai tiga kali, lalu perbaiki. Yang lolos tiga kali pemakaian biasanya layak disimpan selamanya.

#Referensi