#Jangan mengulang dari nol
Kesalahan paling umum: hasil pertama jelek, chat ditutup, prompt diketik ulang dari awal. Padahal jawaban yang salah itu informasi — dia menunjukkan bagian mana dari instruksimu yang masih kosong.
| Gejala | Sebab biasanya | Perbaikannya |
|---|---|---|
| Benar tapi generik | konteks kurang | tambah detail nyata: angka, nama, situasi |
| Bentuknya salah terus | format tidak disebut tegas | beri satu contoh hasil yang benar |
| Isinya mengarang | dia tidak punya bahan | tempel sumbernya, larang menebak |
#Kalimat lanjutan yang ampuh
Jawabanmu belum pas. Yang salah: nadanya terlalu formal dan ada tiga istilah
asing (engagement, insight, conversion). Yang sudah benar dan harus kamu
pertahankan: struktur tiga paragrafnya dan urutan argumennya.
Ganti istilah asing dengan bahasa sehari-hari, dan buat kalimat pertama
langsung menyebut harga. Tulis ulang lengkap, jangan cuma menjelaskan
apa yang kamu ubah.
Polanya: sebut apa yang SALAH, sebut apa yang sudah BENAR dan harus dipertahankan, lalu minta versi utuh. Tanpa bagian kedua, perbaikan sering merusak hal yang tadinya sudah bagus.
Kalau tiga kali koreksi masih meleset, berhenti. Buka chat baru dan tulis ulang prompt awalnya dengan semua yang baru kamu pelajari — percakapan yang telanjur salah arah cenderung terus salah arah.