#Instruksi yang jelas = hasil yang bisa diandalkan
Prompt assignment untuk seorang worker (manusia atau agent) berbeda dari obrolan santai — ia harus lengkap dengan sendirinya, karena worker biasanya TIDAK punya akses ke percakapan yang melahirkan keputusan itu.
#Lima bagian yang sebaiknya selalu ada
- Peran & identitas — siapa dia dalam tim ini, mode kerja apa yang berlaku.
- Batas direktori/wilayah — file/folder mana yang boleh disentuh, dan yang TIDAK boleh disentuh sama sekali.
- Pola rujukan — dokumen mana yang wajib dibaca dulu, dan contoh pola yang harus diikuti (mis. "tiru struktur file X").
- Definisi selesai — kriteria konkret: pemeriksaan apa yang harus lolos, format apa yang harus dipenuhi, bagaimana cara memverifikasi sendiri.
- Format laporan — bagaimana worker melapor balik: apa yang wajib disebutkan, di mana melapornya.
#Contoh kerangka ringkas
[PERAN] Kamu agent "x" dalam proyek Y. Menulis TEPAT SATU file baru: <path>.
[BATAS] Jangan sentuh file lain / folder lain.
[RUJUKAN] Baca <dokumen aturan> lalu <file pola> sebagai contoh struktur.
[TUGAS] <deskripsi konkret + isi yang diharapkan>.
[DEFINISI SELESAI] <cara verifikasi, dan hasil yang harus benar>.
[LAPORAN] Setelah selesai: sebutkan <daftar poin>, lalu berhenti.
Semakin konkret bagian BATAS dan DEFINISI SELESAI, semakin kecil ruang bagi worker untuk menebak — dan semakin sedikit kejutan saat direview.