#Bukan berbohong, tapi menebak
Halusinasi adalah jawaban yang terdengar meyakinkan tapi tidak sesuai kenyataan. Penyebabnya bukan niat menipu: model memilih kelanjutan kalimat yang PALING MASUK AKAL, dan yang masuk akal tidak selalu benar. Kalau ia tidak tahu nomor pasalnya, bentuk "Pasal 12 ayat (2)" tetap terasa masuk akal — jadi keluarlah angka itu.
#Kapan risikonya paling besar
- Pertanyaan yang sangat spesifik: nomor peraturan, judul buku, nama penulis, harga, statistik daerah.
- Kejadian terbaru — model punya batas waktu pengetahuan, ia tidak otomatis tahu berita minggu ini.
- Topik yang jarang ditulis orang, misalnya prosedur di satu instansi di kota kecil.
#Tiga cara mengecek, dari yang paling cepat
- Tempel bahannya, lalu minta ditunjukkan. "Bagian mana dari teks di atas yang mendukung ini?" Kalau ia tidak bisa menunjuk, klaim itu kemungkinan karangan.
- Tanya ulang di percakapan BARU, tanpa memberi tahu jawaban sebelumnya. Jawaban yang berubah-ubah tiap kali ditanya adalah tanda tebakan, bukan pengetahuan.
- Cari sendiri ke sumber resmi. Untuk aturan: peraturan.go.id. Untuk statistik: bps.go.id atau data.go.id. Lima menit di sana lebih menenangkan daripada sepuluh prompt.
Jangan minta AI "sebutkan sumbernya" kalau ia tidak sedang mencari di internet — daftar pustaka pun bisa dikarang, lengkap dengan tautan yang tidak pernah ada.