Lompat ke konten
Rahman FakhruDiskusi proyek

Pelajaran 10 / 14

Bertanya lanjutan supaya jawabannya membaik

Jawaban pertama itu draft, bukan hasil Pemula biasanya berhenti di jawaban pertama: kalau cocok dipakai, kalau tidak cocok ditinggal. Padahal nilai terbesar AI ada di putaran kedua dan ketiga — dan itu cuma butuh satu k

#Jawaban pertama itu draft, bukan hasil

Pemula biasanya berhenti di jawaban pertama: kalau cocok dipakai, kalau tidak cocok ditinggal. Padahal nilai terbesar AI ada di putaran kedua dan ketiga — dan itu cuma butuh satu kalimat tambahan.

#Enam kalimat lanjutan yang hampir selalu berguna

  • "Terlalu panjang. Buat jadi maksimal lima kalimat."
  • "Beri contoh konkret dengan konteks Indonesia."
  • "Bagian mana dari jawabanmu yang kamu paling tidak yakin?"
  • "Apa asumsi yang kamu pakai tanpa aku sebutkan?"
  • "Tulis ulang untuk pembaca yang tidak paham istilah teknis."
  • "Beri dua pilihan lain, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya."

#Perbaiki, jangan mengulang dari nol

Menempel ulang seluruh permintaan dari awal membuang konteks yang sudah terbangun. Cukup sebut APA yang kurang: "nadanya terlalu kaku", "poin ketiga tidak relevan, hapus", "pertahankan strukturnya, ganti contohnya". Semakin spesifik keluhanmu, semakin sedikit putaran yang kamu butuhkan.

#Kapan justru harus buka percakapan baru

Ingat context window di materi kedua: percakapan yang terlalu panjang membuat bagian awal seperti terlupa. Buka chat baru kalau topikmu berganti, kalau jawabannya mulai berputar-putar, atau kalau AI terus mengulang kesalahan yang sudah dua kali kamu koreksi.