#Pilar itu laci, bukan tema sekali pakai
Materi kedua menyebut pilar konten. Sekarang kita bikin punyamu sendiri. Pilar yang baik itu seperti laci: setiap ide baru langsung tahu masuk laci mana, dan setiap laci bisa diisi puluhan kali tanpa terasa mengulang.
#Ramuan empat laci
| Pilar | Tugasnya | Contoh (akun jualan kue) |
|---|---|---|
| Edukasi | Bikin orang lebih paham | "Kenapa buttercream-mu meleleh" |
| Cerita | Bikin orang percaya | "Orderan pertama yang gagal total" |
| Bukti | Bikin orang yakin beli | Proses packing, testimoni asli |
| Interaksi | Bikin orang bersuara | "Pilih: cokelat atau pandan?" |
Rotasi empat laci itu tiap minggu: 4 pilar × 4 minggu = 16 konten sebulan tanpa mikir dari nol.
#Minta AI mengisi satu laci saja
Pilar kontenku: Edukasi, Cerita, Bukti, Interaksi.
Audiens: [tempel profil audiens].
Beri 5 ide untuk pilar "Edukasi" SAJA, masing-masing 1 kalimat,
jangan ada yang mirip satu sama lain.
Satu pilar per prompt. Kalau diminta keempatnya sekaligus, hasilnya cenderung dangkal dan saling menyerempet.
#Kapan pilar perlu diganti
Ganti kalau satu laci selalu kosong tiga minggu berturut-turut. Itu tandanya laci tersebut memang bukan kamu — bukan tandanya kamu malas.