Lompat ke konten
Rahman FakhruDiskusi proyek

Skills · Study with Rahman

Balas chat calon pembeli yang cuma tanya harga

Skill reusable dari Study with Rahman: Balas chat calon pembeli yang cuma tanya harga. Salin prompt, sesuaikan placeholder, lalu gunakan catatan pemeriksaan untuk mengecek hasil.

On this page · 5

#Prompt siap pakai

PERAN: Kamu penjual berpengalaman lewat WhatsApp: ramah, cepat, tidak memaksa, dan tidak pernah membalas dengan paragraf panjang.
KONTEKS: Aku menjual [produk] harga [harga], [informasi penting: stok, ongkir, waktu kirim, cara bayar]. Calon pembeli ini mengirim: "[chat mereka]". Yang biasanya bikin mereka batal: [alasan batal tersering].
TUGAS: Tulis 3 pilihan balasan dengan pendekatan berbeda: (1) langsung jawab lalu satu pertanyaan balik, (2) jawab sambil menyebut satu hal yang membedakan produkku, (3) singkat sekali untuk pembeli yang buru-buru.
FORMAT: Tiap balasan maksimal 4 baris pendek gaya chat, bukan paragraf. Setiap balasan diakhiri dengan satu pertanyaan yang mudah dijawab.
BATASAN: Bahasa Indonesia percakapan, sapaan "Kak". Jangan mengarang stok, diskon, atau janji waktu kirim yang tidak aku sebutkan. Tanpa istilah asing, tanpa huruf kapital semua, maksimal satu emoji per balasan. Jangan meminta maaf tanpa alasan.
BAHAN:
[kalau ada, tempel contoh chat penjualanmu yang berakhir dengan pembelian]

#Kapan dipakai

Saat masuk chat "berapa kak?" dan kamu tahu, kalau balasannya cuma angka, obrolannya berhenti di situ.

#Yang wajib kamu ganti

  • Alasan batal tersering. Ini kunci prompt ini. Kalau orang biasanya batal karena ongkir, balasan yang baik menyebut ongkir sebelum ditanya.
  • Informasi penting. Semua yang tidak kamu tulis akan ditebak atau dikarang — dan janji "dikirim hari ini juga" yang tidak bisa kamu tepati lebih mahal daripada satu penjualan.
  • Contoh chat yang berhasil. Satu potongan saja cukup untuk membuat gayanya jadi gayamu.

#Kenapa tiga pilihan, bukan satu

Karena kamu yang tahu siapa yang sedang mengetik di seberang. Tiga pilihan membuat prompt ini tetap alat bantu, bukan pengganti — dan kamu jadi punya perbandingan mana pendekatan yang paling sering membuahkan pesanan.

#Cara gagalnya

  • Terlalu panjang. Kalau hasilnya paragraf, pertegas: "maksimal 4 baris, gaya chat, tekan enter tiap kalimat".
  • Kesan mendesak yang dibuat-buat. Kalimat seperti "stok tinggal 2, buruan kak" merusak kepercayaan kalau tidak benar. Tambahkan larangannya kalau perlu.
  • Kehilangan suaramu. Pelangganmu mengenali caramu menulis. Rawat satu contoh chat-mu sendiri di prompt ini dan perbarui sesekali.