Beri brief dan batas
Jelaskan tujuan, teknologi yang sudah ada, bagian yang boleh diubah, dan contoh hasil yang diharapkan. Minta tool menyebut asumsi sebelum membuat perubahan yang belum jelas.
Vibe coding adalah cara membuat prototipe perangkat lunak dengan menjelaskan kebutuhan kepada AI coding tool, lalu membaca perubahan, menjalankan aplikasi, dan menguji hasilnya. Instruksi mempercepat percobaan; manusia tetap menentukan apakah hasilnya benar dan aman dipakai.
Panduan belajar · Rahman Fakhru
Pilih satu alur yang bisa diperiksa, misalnya formulir sederhana yang menyimpan draft secara lokal. Tulis siapa yang memakainya, input yang diterima, perilaku saat input salah, dan tanda bahwa tugas selesai. Contoh latihan tidak membutuhkan data pelanggan atau kredensial produksi.
Jelaskan tujuan, teknologi yang sudah ada, bagian yang boleh diubah, dan contoh hasil yang diharapkan. Minta tool menyebut asumsi sebelum membuat perubahan yang belum jelas.
Baca file yang diubah dan alasan tiap perubahan. Jalankan aplikasi di lingkungan pengembangan, coba alur utama, input tidak valid, serta penggunaan keyboard dan layar kecil.
Bandingkan hasil dengan brief. Periksa akses data, dependensi, pesan kesalahan, dan perilaku ketika layanan gagal. Simpan perubahan yang lulus pemeriksaan; revisi atau batalkan sisanya.
Pemula dapat mulai dari brief, tampilan, dan pemeriksaan hasil. Untuk pekerjaan yang menyentuh kode yang dipakai orang lain, pahami struktur proyek, Git, cara menjalankan tes, dan batas akses tool. Kemampuan mengajukan instruksi tidak menggantikan kemampuan mengevaluasi hasilnya.
Jika prototipe perlu terhubung ke sistem tim, memproses data pribadi, atau dipakai dalam keputusan penting, tentukan pemilik akses, kriteria penerimaan, pengujian, dan jalur pemulihan lebih dulu. Workshop dapat disusun berdasarkan tingkat peserta dan satu contoh kerja yang boleh dibagikan.